Khusus
untuk Percepatan Vaksinasi bagi para lansia hari ini Senin, (10/01/22) Polres
Paser melaksanakan Vaksinasi di 5 tempat berbeda yaitu di Wilayah Kec Long
Ikis, Kec Long Kali, Kec Batu Engau, Kec Paser Belengkong, Kec Muara Komam, dan
Kec Tanjung Harapan. Dalam kegiatan Vaksinasi tersebut Bhabinkamtibmas dan tim
vaksinator menerjang laut untuk menjemput lansia yang belum divaksin dan
mengantarnya ke Gerai Vaksin Presisi Polri Polres Paser.
Kapolres
Paser AKBP Kade Budiyarta yang diwakili oleh Kasi Humas Akp Kamin mengatakan,”
para Bahbinkamtibmas secara gencar selalu mensosialisasikan vaksinasi kepada
para masyarakat terutama para lansia,
“Selain sosialisasi, kami juga melakukan jemput bola ke desa-desa untuk
menjemput dan mengantar lansia yang belum divaksin.
Tim
Vaksinator Polres Paser terus bergerak
cepat dengan sistem penjemputan, kegiatan ini dilakukan karena mempermudah
lansia melakukan vaksin.
“Bila
bersedia divaksin, Bhabinkamtibmas akan mengantar ke Gerai Vaksin Presisi Polri,
dan juga akan mengantar lansia kembali ke rumah masing- masing usai divaksin,”
ujarnya.
Menurutnya
langkah jemput bola tersebut memudahkan para lansia yang kesulitan untuk datang
sendiri ke tempat Vaksinasi karena terkendala kondisi Fisik maupun jarak rumah
yang jauh serta banyak lansia yang tidak paham dengan pengunaan Teknologi
Informasi, sehingga kita terus menerjukan Tim Vaksinator dari Polres Paser
untuk melakukan upaya percepatan vaksinasi.
Kegiatan
vaksin yang sudah berjalan sebelumnya, terutama pada lansia, masih jauh dari
target, sehingga kita yang harus jemput ke lokasi tempat tinggal warga.
Kelompok
lansia ini sangat rawan jika terjangkit
virus Covid 19 terlebih lagi ada varian baru yaitu Omicron yang sangat cepat
penyebarannya di bandingkan varian Delta.
Untuk itu kita harus aktif turun ke bawah untuk melakukan vaksinasi
terhadap warga lansia yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi covid-19,
Imbuhnya.
Harapan
kami semoga target 60% Lansia tercapai dengan harapan para lansia
tercipta kekebalan tubuh sehingga
bisa terhindar dari Covid 19 varian baru
Omicron yang sangat berbahaya ini ,”pungkasnya.
Sumber : Humas Polda
Kaltim